Rabu, 25 Juni 2014

Peradaban Kuno di Eropa



A.  Peradaban Pulau Kreta
Pulau Kreta adalah pulau terbesar di Yunani. Pulau Kreta berada di kawasan yang strategis, yaitu di tengah-tengah jalur pelayaran antara Mesir, Yunani dan Mesopotamia. Pulau Kreta dianggap sebagai cikal bakal dari peradaban Yunani.
Kebudayaan Pulau Kreta sering dikenal dengan kebudayaan Minoa yang didukung oleh bangsa Minos (Minoa) dengan raja terkenal adalah Raja Minos.

Peradaban Kuno di Amerika



A.     Peradaban Inka
Inka merupakan sebuah kerajaan yang terletak di Peru, tepatnya di sekitar Danu Titicaca dekat Pegunungan Andes. Pendirinya adalah Manco-Copac tahun 500 M.
Di peradaban Inka terdapat 700 bahasa lokal yang digunakan. Bahasa kerajaannya adalah Bahasa Quechua. Kebudayaan Inka berkembang melalui beberapa tahap.
1.      Gelombang tahap pertama mengembangkan sistem pertanian
2.      Gelombang tahap kedua membangun kota-kota engan bangunan yang terbuat dari batu
3.      Gelombang ketiga membangun ibu kota Imperium di Lembah Cuzci, membangun benteng dan irigasi, mengembangkan koloni serta membangun jalan raya.

Selasa, 24 Juni 2014

Peradaban di Asia



A.    Peradaban Lembah Sungai Kuning (Huang Ho) Cina
Peradaban Cina kuno dimulai dari kehidupan Sungai Kuning (Huang Ho). Sungai Kuning memiliki wilayah subur yang dijadikan area bercocok tanam.
1.     Keadaan Alam
Bentang alam wilayah Cina terdiri dari daerah pegunungan dan sedikit tanah datar.

Peradaban Lembah Sungai Nil



Mesir merupakan satu-satunya kebudayaan tertua di Benua Afrika. Hal ini disebabkan Lembah Sungai Nil merupakan daerah yang subur, sehingga rakyat mudah untuk membangun sebuah peradaban.
1.        Sistem Pemerintahan
Mesir merupakan sebuah kerajaan yang dipimpin raja yang bergelar Firaun. Pemerintahan yang dipimpinnya mempunyai ciri khas berikut :
a.      Raja memerintah sekehendak hatinya
b.      Seluruh kekuasaan di tangan raja
c.       Rakyat tunduk sepenuhnya terhadap perintah raja

Minggu, 01 Desember 2013

Seni Tradisi Surakarta

Seni tradisi adalah suatu bentuk seni yang menjadi adat, kebiasaan dan menjadi ciri khas suatu daerah. Membahas seni tradisi di Surakarta maka sejarah perkembangannya tidak dapat dipisahkan dengan dengan keberadaan keraton sebagai sumbernya. Di Surakarta yang merupakan kota budaya banyak sekali terdapat bermacam-macamseni tradisi dan kebanyakan seni tradisi di Surakarta merupakan perpaduan antara seni karawitan, seni tari, seni drama maupun seni seni pedhalangan serta tembang.

Sejarah dan Perkembangan Tari

Perkembangan seni tari dipengaruhi oleh tingkat peradaban masyarakat pada saat itu dan juga sangat ditentukan oleh situasi dan kondisi pemerintahannya. Untuk mengetahui perkembangan seni tari, secara garis besar diperkirakan pertumbuhannya didasarkan pada periode tahapan-tahapan sebagai berikut :
1.         Tari pada Jaman Prasejarah / Primitif
Pada jaman Prasejarah bentuk gerak tari sangat sederhana,hanya berupa hentakan kaki dan gerak tangan yang menimbulkan ritme pada peralatan yang dibawanya, dengan menirukan gerak binatang ataupun alam sekitarnya. Iringan yang digunakan juga sangat sederhana, monoton hanya berupa tepuk tangan ataupun nyanyian. Bentuk penyajian tari umumnya dilakukan secara kolektif (orang banyak) denagn komposisi melingkar menghadap ke dalam. Tari pada jaman prasejarah biasanya digunakan sebagai tari upacara, yang mana dalam upacara tersebut ada tujuan atau maksud tertentu yang melatarbelakanginya, maka pada umumnya bersifat sakral, magis dan dipengaruhi adanya kepercayaan animisme dan dinamisme.

Pergolakan di Dalam Negeri

A.   Pemberontakan PKI Madiun
·       Dipimpin oleh Musso (Tokoh PKI) dan Amir Syarifuddin.
·       Terjadi pada tanggal 18 September 1948
·       Tujuan : mengubah Indonesia menjadi negara Komunis
·       Pemberontakan PKI Madiun melakukan aksi penculikan dan pembunuhan massal terhadap :
a.    Pejabat pemerintah
b.    Perwira TNI & Polisi
c.    Pemimpin Partai
d.    Ulama
e.    Tokoh Masyarakat
·       Reaksi Pemerintah :
§  Presiden Soekarno berpidato meminta rakyat untuk memilih.
§  Operasi penumpasan dilakukan
Dipimpin Kol. Gatot Subroto
*   Kol. Sungkono
*   Kol. A.H. Nasution
*   Letkol Ali Sadikin
*   Mayor Sabarudin
*   Mayor Jono Sewoyo
·       Melibatkan pesukan gabungan dari Jabar, Jatim dan Jateng.
·       Akhirnya pemberontakan dapat ditumpas atas kerjasama yang baik antara TNI + rakyat. Tanggal 30 September 1948 Madiun dan sekitarnya dapat dikuasai kembali.