Jumat, 22 Juli 2016

Macam-macam Pelaku Kegiatan Ekonomi di Indonesia

Kegiatan ekonomi melibatkan paling sedikit dua pelaku ekonomi, yaitu rumah tangga konsumen dan rumah tangga produsen. Setiap pelaku memliki peran masing-masing dalam melakukan kegiatan ekonomi. Seirig berjalannya waktu, pelaku ekonomi tidak hanya rumah tangga konsumen dan rumah tangga produsen. Akan tetapi, dalam kegiatan perekonomian suatu negara terdapat pelaku ekonomi lain seperti rumah tangga negara(pemerintah) dan masyarakat luar negeri.

MACAM MACAM PELAKU KEGIATAN EKONOMI DI INDONESIA
a.       Rumah Tangga Konsumen (RTK)
Istilah konsumen berkaitan dengan subjek yang melakukan kegiatan ekonomi berupa konsumsi. Subjek tersebut terdiri atas perorangan, keluarga, kelompok masyarakat dan organisasi. Kegiatan konsumsi dilakukan rumah tangga konsumen dengan cara menghabiskan atau mengurangi nilai guna barang dan/atau jasa..
b.      Rumah Tangga Prousen (RTP)
Rumah tangga produse memiliki kegiaan uama sebagai penghasil barang dan/atau jasa untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Terdapat ketergantungan antara RTP dan RTK sebagai penyedia faktor produksi.
c.       Rumah Tangga Negara
Kegiatan ekonomi di suatu negara tidak terlepas dari peran rumah tangga negara (RTN) atau pemerintah. Pemeritah berperan mengatur, mengendalikan dan mengawasi kegiatan ekonomi suatu negara..
d.      Masyarakat Luar Negeri
Masyarakat luar negeri, yaitu kelompok pelaku ekonomi dari negara lain. Kehadiran produk impor di Indonesia menunjukkan adanya kegiatan ekonomi masyarakat luar negeri dalam perekonomian nasional. Beberapa negara di dunia melakukan kerjasama perdagangan ekpor impor untuk memenuhi kebutuhan hidup. Di satu sisi, pelaku ekonomi dalam negeri seperti rumah tangga produsen melakukan kegiatan ekspor untuk menjual produknya di luar negeri. Di sisi lain, pelaku ekonomi dalam negeri juga mengimpor barang dari luar negeri. Kegiatan impor dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri sehingga kelangsungan hidup masyarakat dalam negeri tidak terganggu..

Sumber : Buku Ekonomi Kelas X Semester 1 (Intan Pariwara)

Kamis, 21 Juli 2016

Kelangkaan

Kelangkaan merupakan inti masalah ekonomi yang sering terjadi di masyarakat. Inti masalah ekonomi berupa ketidak seimbangan antara kebutuhan yang tidak terbatas  dan alat pemuas kebutuhan yang terbatas. Kelangakaan dapat terjadi, baik pada barang maupun jasa. Kelangkaan dapat dipandang sebagai sumbe sagala masalah ekonomi. Masalah kelangkaan dapat disebabkan oleh faktor-faktor berikut.

Ekonomi Mikro

Ekonomi mikro, berasal dari bahasa lati yaitu 'mikros' yang artinya kecil. Contoh dari ekonomi mikro yaitu perilaku konsumen, laba perusahaan dan kekayaan koperasi.

RUANG LINGKUP EKONOMI MIKRO
Ekonomi mikro mangkaji sebagian kecil dari kegiatan perekonomian. Ekonomi mikro membahas perilaku ekonomi secara pribadi dalam rumah tangga, perusahaan dan struktur industri. Kajiannya mencakup alokasi sumber daya ekonomi secara efisien bagi kehidupan masyarakat serta perilaku produsen dan konsumen dalam melakukan interaksi di pasar.
Ilmu ekonomi mikro adalah cabang ilmu ekonomi yang mempelajari perilaku konsumen dan produsen/perusahaan serta penentuan harga pasar dan kuantitas faktor input, barang dan jasa yang diperjualbelikan.
Analisis ekonomi mikro tersaji dalam tiga teori yang dikemukakan oleh Adam Smith dan David Richardo. Ketiga teori ekonomi mikro sebagai berikut.
a.    Teori Harga
Teori harga mengkaji mengenai pembentukan harga akibat interaksi perminaan dan penawaran di pasar barang dan/atau jasa, faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan dan penawaran, keterkaitan antara harga perintaan dan penawaran, serta bentuk-bentuk pasar.
b.    Teori Produksi
Teori prouksi mengkaji masalah yang berkaitan dengan produksi, yaitu biaya produksi, tingkat produksi yang paling menguntungkan bagi produsen, serta kombinasi faktor-faktor produksi yang digunakan dalam proses produksi agar memperoleh keuntungan sebesar-besarnya.
c.    Teori Distribusi
Teori distribusi mengkaji faktor-faktor yang menentukan tingkat upah tenaga kerja, tingkat bungayag harus dibayar atas pemakaian modal dalam proses produksi, serta keuntungan yang akan diperoleh produsen atas proses produksi yang dilakukan.

KOMPONEN DALAM EKONOMI MIKRO
a.    Interaksi di Pasar Barang
b.    Interaksi di Pasar Faktor Produksi
c.    Perilaku Penjual dan Pembeli

Sumber : Buku Ekonomi Kelas X (Intan Pariwara)

Sistem Ekonomi

Masalah ekonomi yang dihadapi suatu negara berbeda dengan negara lain. Suatu negara memerlukan cara tertentu untuk menjalankan perekonomian negara dan mengatasi masalah sistem ekonomi. Cara tersebut dinamakan sistem ekonomi.
Sistem ekonomi adalah sistem yang mengatur dan menjalin hubungan ekonomi antarmanusia dengan lembaga pemerintah dalam suatu tatanan kehidupan bernegara.
Menurut Adam Smith (Bapak Ekonomi), sistem ekonomi adalah bahan kajian yang mempelajari upaya manusia memenuhi kebutuhan hidup masyarakat alam meningkatkan kesejahteraan.
Jenis-jenis sistem ekonomi :
1.      Sistem Ekonomi Tradisional
Sistem ekonomi tradisional adalah sistem yang menitikberatkan pada kebiasaan dan adat istiadat dalam menjalankan perekonomiannya. Keberadaan sumber daya alam sangat dibutuhkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan hidup.
Ciri-ciri sistem ekonomi tradisional :
a.      Menerapkan sistem barter dalam kegiatan perdagangan
b.      Belum terdapat pembagian kerja (spesialisasi)
c.      Kegiatan ekonomi terikat pada adat atau kebiasaan masyarakat
d.     Teknik produksi dipelajari secara turun-temurun dan sederhana
e.      Kekayaan alam menjadi sumber penghidupan yang utama
f.        Pola hidup masyarakat bersifat kekeluargaan
g.      Alat atau teknologi produksi masih sederhana

Rabu, 25 Juni 2014

Peradaban Kuno di Eropa



A.  Peradaban Pulau Kreta
Pulau Kreta adalah pulau terbesar di Yunani. Pulau Kreta berada di kawasan yang strategis, yaitu di tengah-tengah jalur pelayaran antara Mesir, Yunani dan Mesopotamia. Pulau Kreta dianggap sebagai cikal bakal dari peradaban Yunani.
Kebudayaan Pulau Kreta sering dikenal dengan kebudayaan Minoa yang didukung oleh bangsa Minos (Minoa) dengan raja terkenal adalah Raja Minos.

Peradaban Kuno di Amerika



A.     Peradaban Inka
Inka merupakan sebuah kerajaan yang terletak di Peru, tepatnya di sekitar Danu Titicaca dekat Pegunungan Andes. Pendirinya adalah Manco-Copac tahun 500 M.
Di peradaban Inka terdapat 700 bahasa lokal yang digunakan. Bahasa kerajaannya adalah Bahasa Quechua. Kebudayaan Inka berkembang melalui beberapa tahap.
1.      Gelombang tahap pertama mengembangkan sistem pertanian
2.      Gelombang tahap kedua membangun kota-kota engan bangunan yang terbuat dari batu
3.      Gelombang ketiga membangun ibu kota Imperium di Lembah Cuzci, membangun benteng dan irigasi, mengembangkan koloni serta membangun jalan raya.

Selasa, 24 Juni 2014

Peradaban di Asia



A.    Peradaban Lembah Sungai Kuning (Huang Ho) Cina
Peradaban Cina kuno dimulai dari kehidupan Sungai Kuning (Huang Ho). Sungai Kuning memiliki wilayah subur yang dijadikan area bercocok tanam.
1.     Keadaan Alam
Bentang alam wilayah Cina terdiri dari daerah pegunungan dan sedikit tanah datar.

Peradaban Lembah Sungai Nil



Mesir merupakan satu-satunya kebudayaan tertua di Benua Afrika. Hal ini disebabkan Lembah Sungai Nil merupakan daerah yang subur, sehingga rakyat mudah untuk membangun sebuah peradaban.
1.        Sistem Pemerintahan
Mesir merupakan sebuah kerajaan yang dipimpin raja yang bergelar Firaun. Pemerintahan yang dipimpinnya mempunyai ciri khas berikut :
a.      Raja memerintah sekehendak hatinya
b.      Seluruh kekuasaan di tangan raja
c.       Rakyat tunduk sepenuhnya terhadap perintah raja

Minggu, 01 Desember 2013

Seni Tradisi Surakarta

Seni tradisi adalah suatu bentuk seni yang menjadi adat, kebiasaan dan menjadi ciri khas suatu daerah. Membahas seni tradisi di Surakarta maka sejarah perkembangannya tidak dapat dipisahkan dengan dengan keberadaan keraton sebagai sumbernya. Di Surakarta yang merupakan kota budaya banyak sekali terdapat bermacam-macamseni tradisi dan kebanyakan seni tradisi di Surakarta merupakan perpaduan antara seni karawitan, seni tari, seni drama maupun seni seni pedhalangan serta tembang.

Sejarah dan Perkembangan Tari

Perkembangan seni tari dipengaruhi oleh tingkat peradaban masyarakat pada saat itu dan juga sangat ditentukan oleh situasi dan kondisi pemerintahannya. Untuk mengetahui perkembangan seni tari, secara garis besar diperkirakan pertumbuhannya didasarkan pada periode tahapan-tahapan sebagai berikut :
1.         Tari pada Jaman Prasejarah / Primitif
Pada jaman Prasejarah bentuk gerak tari sangat sederhana,hanya berupa hentakan kaki dan gerak tangan yang menimbulkan ritme pada peralatan yang dibawanya, dengan menirukan gerak binatang ataupun alam sekitarnya. Iringan yang digunakan juga sangat sederhana, monoton hanya berupa tepuk tangan ataupun nyanyian. Bentuk penyajian tari umumnya dilakukan secara kolektif (orang banyak) denagn komposisi melingkar menghadap ke dalam. Tari pada jaman prasejarah biasanya digunakan sebagai tari upacara, yang mana dalam upacara tersebut ada tujuan atau maksud tertentu yang melatarbelakanginya, maka pada umumnya bersifat sakral, magis dan dipengaruhi adanya kepercayaan animisme dan dinamisme.

Pergolakan di Dalam Negeri

A.   Pemberontakan PKI Madiun
·       Dipimpin oleh Musso (Tokoh PKI) dan Amir Syarifuddin.
·       Terjadi pada tanggal 18 September 1948
·       Tujuan : mengubah Indonesia menjadi negara Komunis
·       Pemberontakan PKI Madiun melakukan aksi penculikan dan pembunuhan massal terhadap :
a.    Pejabat pemerintah
b.    Perwira TNI & Polisi
c.    Pemimpin Partai
d.    Ulama
e.    Tokoh Masyarakat
·       Reaksi Pemerintah :
§  Presiden Soekarno berpidato meminta rakyat untuk memilih.
§  Operasi penumpasan dilakukan
Dipimpin Kol. Gatot Subroto
*   Kol. Sungkono
*   Kol. A.H. Nasution
*   Letkol Ali Sadikin
*   Mayor Sabarudin
*   Mayor Jono Sewoyo
·       Melibatkan pesukan gabungan dari Jabar, Jatim dan Jateng.
·       Akhirnya pemberontakan dapat ditumpas atas kerjasama yang baik antara TNI + rakyat. Tanggal 30 September 1948 Madiun dan sekitarnya dapat dikuasai kembali.

Perdagangan Internasional

A.    Pengertian
Perdagangan internasional adalah proses tukar menukar barang barang atau jasa yang terjadi antara negara satu dengan negara lain (minimal 2 negara).
B.    Kegiatan
1.      Ekspor : menjual barang ke luar negeri.
2.     Impor : membeli barang dari luar negeri.
C.     Valas
Valas : mata uang asing / valuta asing.
Kurs : perbandingan / nilai tukar mata uang dalam negeri terhadap mata uang asing.
Macam Kurs (dilihat dari pihak 'Bank') :
1.      Kurs Jual = jika bank menjual valas.
2.     Kurs Beli = jika bank membeli valas.

Pathet

A.     Pathet
Pengerian Pathet meliputi dua macam, yaitu :
1.      Pathet adalah susunan nada dalam suatu laras yang dapat menimbulkan suatu suasana. (suasana dari gendhing).
2.      Pathet adalah pembagian tugas nada-nada di dalam lagu pada suatu laras.

Nama Pusaka pada Tokoh Wayang

Senjata merupakan perisai dari tokoh yang bersangkutan agar dapat terlindung dari segala gangguan, tetapi jika senjata yang digunakan dengan seenaknya dan tidak bertanggung jawab maka senjata tersebut dapat mencelakai diri sendiri. Berikut nama senjata / pusaka yang digunakan dalam dunia pewayangan, baik cerita Mahabarata maupun Ramayana :
1.     Cakra dan Kembang Wijayakusuma
Pemilik senjata Cakra dan Kembang Wijayakusuma adalah Prabu Kresna dari Dwarawati disebut juga Narayana. Titisan dari Hyang Wisnu yang mempunyai sifat ramah tamah, bijaksana dan sebagai penasehat keluarga Pandhawa. Manfaat senjata Kembang Wijayakusuma sangat ampuh karena dapat menghidupkan kembali orang yang sudah mati sebelum saatnya. Hal ini dapat dilihat dalam cerita pedhalangan pada waktu Abimanyu / Angkawijaya masih kecil diasuh oleh Gatutkaca tenggelam. Keduanya mati, tetapi dapat dihidupkan kembali oleh Prabu Kresna dengan Kembang Wijayakusuma, namun dalam Baratayuda keduanya tidak dapat dihidupkan kembali karena sudah takdir.

Macam Macam Vokal dalam Karawitan

Dalam penyajian karawitan, baik karawitan yang untuk mengiringi seni tari maupun karawitan yang berdiri sendiri atau klenengan, biasanya menggunakan berbagai macam bentuk-bentuk vokal (tembang).
Bentuk vokal pada karawitan meliputi dua macam, yaitu :
1.     Vokal yang dilagukan bersama-sama / dibarengi dengan karawitan / gamelan.
Vokal yang dilagukan bersama-sama dengan gamelan atau vokal yang dilagukan dalam sajian gendhing antara lain :
a.     Gerong
Gerong adalah tembang yang dilagukan oleh lebih dari satu orang pria maupun wanita adengan tempo teratur dalam sajian gendhing.
b.     Sindhen
Sindhen adalah tembang yang dilagukan oleh satu orang wanita menyertai dalam karawitan. Orang yang melakukan sindhen disebut Pesindhen / Swarawati.

Kostum atau Busana Tari

Yang dimaksud kostum atau busana tari adalah busana / kostum atau semua kebutuhan sandang yang dikenakan pada tubuh penari di atas pentas yang sesuai dengan peranan yang dibawakan. Tata busana dalam tari haruslah sesuai dengan konsep garapan yang akan ditampilkan baik desain busana maupun warnanya (misalnya Anoman busananya putih).
Yang harus diperhatikan dalam penataan busana tari antara lain :
1.   Memperhatikan efek lampu serta penyusunan komposisi warna.
2. Kemungkinan-kemungkinan terhadap kesesuaian gerak penari dengan karakter dan peranannya.
3. Harus memperhitungkan jarak antara panggung dan penontonnya.

Keluarga Korawa

1.    Prabu Duryudana
Prabu Duryudana disebut juga Prabu Suyudana, Kurupati, Jakapitana dan Jayapitana. Ayahnya adalah Prabu Destarastra, ibunya bernama Dewi Gendari. Isrinya adalah Dewi Banowati berputra Lesmana Mandrakumara dan Lesmanawati. Prabu Duryudana adalah seorang raja yang berpendirian keras seperti baja meskipun tindakannya salah dan tetap mempertahankan Negara Astina ditangannya dan jangan sampai jatuh ke tangan Pandhawa. Demi kelestarian para Korawa, Prabu Duryudana berbuat curang, jahat serta dengan bermacam tipu muslihat guna menghancurkan para Pandhawa. Meskipun Pandhawa minta haknya melalui duta, tetapi tidak diberikan. Akibat hal ini terjadilah perang Baratayuda, akibatnya Prabu Duryudana tewas dalam perang tersebut melawan Raden Werkudara.

Karawitan Instrumental

Karawitan instrumental dari kata instrumen yang artinya alat, perkakas. Instrumen dalam karawitan disebut ricikan. Jadi yang disebut instrumen disini adalah permainan karawitan dengan instumen saja tanpa vokal. Karawitan Instrumental pada dasarnya dibagi menjadi dua bagian, yaitu Karawitan Pakumartan dan Karawitan Bonangan.

Jenis Tari Menurut Tema

Pengertian tema di dalam seni tari adalah pokok pikiran, ide ataupun gagasan seorang penata tari (koreografer) yang akan disampaikan kepada orang lain (penonton) yang kemudian pokok pikiran tadi dituangkan kedalam bentuk-bentuk gerak menjadi sebuah karya seni tari yang disajikan kepada penonton.
Pokok pikiran atau tema dapat bersumber dari apa yang kita rasakan, kita dengar, kita lihat dan dapat diangkat dari pengalaman hidup, cerita rakyat, binatang dan lain sebagainya. Dalam penyajiannya suatu karya tadi terkadang tidak hanya menggunakan satu tema saja melainkan bisa beberapa tema, misalnya pada tari Srikandhi Mustakaweni bisa termasuk tema dramatik dan heroik.

Selasa, 20 Agustus 2013

Jenis Tari Menurut Pola Garapan

Berdasarkan atas pola garapan, tari dapat dibedakan menjadi dua, yaitu :
1.    Tari Tradisional
Tari traisional adalah tari yang sudah mengalami suatu perjalanan sejarah yang cukup lama dan selalu pola kepada kaidah-kaidah tradisi yang telah ada. Tari tradisional berdasarkan atas nilai artistik garapannya dapat dibedakan menjadi dua, yaitu :
a.    Tari Rakyat
Tari rakyat (tari tradisi rakyat) yaitu tarian yang lahir atau berasal juga hidup dan berkembang di kalangan rakyat atau sekelompok masyarakat. Tari rakyat sebenarnya bertumpu pada unsur-unsur primitif. Tari primitif merupakan tarian yang paling tua umurnya, bahkan diperkirakan tari primitif sudah ada semenjak manusia adadan terdapat di daerah-daerah pedalaman dengan gerak, iringan maupun kostum sangat sederhana. Tari Primitif diselenggarakan pada upacara-upacara adat dan agama serta bersifat magis dan sakral. Oleh karena tari takyat bertumpu dari tari primitif, maka lahirnya tari rakyat merupakan ungkapan sekelompok masyarakat, di dalam rangkaian sosial dan religius atau tari rakyat digunakan oleh masyarakat setempat untuk upacara adat maupun hiburan / pergaulan. Dengan demikian, bentuk-bentuk tari rakyat antara daerah yang satu dengan daerah yang lain berbeda-beda.